Minggu, 03 Juni 2018

IP


Internet Protocol (IP)
1.      Pengertian TCP
TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) jika diterjemahkan adalah Protokol Kendali Transmisi/Protokol Internet, adalah gabungan dari protokol TCP (Transmission Control Protocol) dan IP (Internet Protocol) sebagai sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan internet yang akan memastikan pengiriman data sampai ke alamat yang dituju. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini, karena protokol ini mampu bekerja dan diimplementasikan pada lintas perangkat lunak (software) di berbagai sistem operasi Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack.

Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.
Protokol TCP/IP selalu berevolusi seiring dengan waktu, mengingat semakin banyaknya kebutuhan terhadap jaringan komputer dan Internet. Pengembangan ini dilakukan oleh beberapa badan, seperti halnya Internet Society (ISOC), Internet Architecture Board (IAB), dan Internet Engineering Task Force (IETF). Macam-macam protokol yang berjalan di atas TCP/IP, skema pengalamatan, dan konsep TCP/IP didefinisikan dalam dokumen yang disebut sebagai Request for Comments(RFC) yang dikeluarkan oleh IETF[1].

2.      Arsitektur TCP/IP
Secara umum arsitektur jaringan TCP/IP dikelompokkan menjadi 5 layer yaitu aplication layer, transport layer, internet layer, network access layer  dan physical  layer.
-          Physical Layer
Merupakan komponen fisik yang berupa media dan topologi.Ethernet, FDDI, ISDN, ATM.



-          Network Access layer
Network Access Layer atau Network Interface Layer merupakan gabungan antara Network, Data Link dan Physical layer. Lapis ini bertanggungjawab mengirim dan menerima data ke/dari media fisik.  Media fisik bisa berupa kabel, serat optik atau gelombang radio, sehingga protocol ini harus mampu menerjemahkan sinyal listrik menjadi data digital yang dimengerti komputer yang berasal dari peralatan lain.
Protokol yang terdapat dalam layer ini adalah :
·         PPP(Point to Point Protocol) adalah protokol  untuk point to point.
·         SLIP (Serial Line Internet Protocol) adalah protokol dengan  menggunakan sambungan serial.

-          Internet Layer
Internet Layer bertanggung jawab dalam proses pengiriman paket ke alamat yang tepat. Dalam layer ini terdapat empat buah protocol yaitu :
a) IP(Internet Protocol)
IP adalah protokol yang menyampaikan paket data ke alamat tujuan dengan tepat. Protokol IP merupakan inti dari protocol TCP/IP. Seluruh data yang berasal dari protocol pada layerdi atas IP harus dilewatkan oleh protocol IP, dan dipancarkan sebagai paket IP, agar sampai ke tujuan.
Dalam melakukan pengiriman data sampai ke alamat tujuan, IP memiliki sifat yaitu:
·         Unreliable
·         Connectionless,
·         Datagram delivery service

b) ARP (Adress Resolution Protocol)
            ARP adalah sebuah protokol dalam TCP/IP Protocol Suite yang bertanggungjawab dalam melakukan resolusi alamat IP ke dalam alamat Media Access Control (MAC Address).
            Ketika sebuah aplikasi yang mendukung teknologi protokol jaringan TCP/IP mencoba untuk mengakses sebuah host TCP/IP dengan menggunakan alamat IP, maka alamat IP yang dimiliki oleh host yang dituju harus diterjemahkan terlebih dahulu ke dalam MAC Address agar frame-frame data dapat diteruskan ke tujuan dan diletakkan di atas media transmisi (kabel, radio, atau cahaya), setelah diproses terlebih dahulu oleh Network Interface Card (NIC). Hal ini dikarenakan NIC beroperasi dalam lapisan fisik dan lapisan data-link pada tujuh lapis model referensi OSI dan menggunakan alamat fisik daripada menggunakan alamat logis (seperti halnya alamat IP atau nama NetBIOS) untuk melakukan komunikasi data dalam jaringan.
            Jika memang alamat yang dituju berada di luar jaringan lokal, maka ARP akan mencoba untuk mendapatkan MAC address dari antarmuka router lokal yang menghubungkan jaringan lokal ke luar jaringan (di mana komputer yang dituju berada).g telah dikenal.
Protocol TCP/IP menggunakan pemetaan secara dinamik alamat IPke alamat fisik level rendah. ARP hanya melalui jaringan tunggal dan terbatas ke jaringan yang mendukung adanya layanan broadcasting.

c) RARP(Reverse Address Resolution Protocol)
RARP merupakan sebuah protokol dalam TCP/IP yang berfungsi untuk mendapatkan alamat IP (alamat Logic) dengan menggunakan MacAddress (alamat Physic). RARP merupakan protokol yang memiliki fungsi kebalikan dari ARP. Keduanya memiliki fungsi sebagai resolutor alamat antara Physic dan Logic.

d) ICMP(Internet Control Message Protocol (ICMP)
                ICMPadalah salah satu protokol inti dari keluarga protokol internet.ICMP utamanya digunakan oleh sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau.
            Dalam suatu sistem connectionless setiap gateway akan melakukan pengiriman, perutean datagram yang dating tanpa adanya koordinasi dengan pengirim pertama. Tidak semua sistem berjalan dengan lancar. Kegagalan dapat saja terjadi. misalnya line komunikasi, prosesor atau dikarenakan mesin tujuan tidak sedang aktif, ttl dari counter habis, atau ketika terjadi kemacetan sehingga gateway tidak lagi bisa memproses paket yang datang.
            Dalam koneksi dengan internet pengirim tidak dapat memberitahukan & tidak tahu  sebab kegagalan suatu koneksi. Untuk mengatasinya diperlukan suatu metode yang mengijinkan gateway melaporkan error atau menyediakan informasi mengenai kejadian yang tidak diinginkan sehingga dipakai mekanisme ICMP.
            Pesan ICMP merupakan bagian dari datagram IP. Tujuan akhir dari suatu pesan ICMP bukan merupakan program atau user melainkan software internet-nya. Ketika pesan ICMP hadir software ICMP akan menanganinya.ICMP mengijinkan gateway untuk mengirim pesan error ke gateway lain atau host. ICMP menyediakan komunikasi antar software protocol Internet. Pada dasarnya terdapat dua macam pesan ICMP : ICMP Error Message & ICMP Query Message. ICMP error message digunakan pada saat terjadi kesalahan pada jaringan, sedangkan query message adalah jenis pesan yang dihasilkan oleh protokol ICMP jika pengirim paket menginginkan informasi tertentu yang berkaitan dengan kondisi jaringan.

-          Transport Layer
Transport layer mempunyai dua fungsi – mengatur aliran data antara dua host dan reliability.
  Pada transport layer terdapat dua buah protocol :
TCP -- a connection-oriented, reliable protocol, byte stream service. Connection Oriented berarti sebelum melakukan pertukaran data, dua aplikasi pengguna TCP harus melakukan hubungan (handshake) terlebih dahulu. Reliable berarti TCP menerapkan proses deteksi kesalahan paket dan retransmisi. Byte Stream Service berarti paket dikirimkan dan sampai ke tujuan secara berurutan.

UDP -- connectionless and unreliable. Walaupun bertanggung jawab untuk mentransmisikan pesan/data, tidak ada software yang menge-cek pengantara setiap segmen yang dilakukan oleh layer ini. Keuntungan penggunaan UDP adalah kecepatannya karena pada UDP tidak ada acknowledgements, sehinggan trafik yang lewat jaringan rendah, dan itu yang membuat UDP lebih cepat daripada TCP.

-          Application Layer
Pada sisi paling atas dari arsitektur protokol TCP/IP adalah Application Layer. Layer ini termasuk seluruh proses yang menggunakan transport layer untuk mengirimkan data. Banyak sekali application protocol yang digunakan saat ini.
 Beberapa diantaranya adalah :
A.   TELNET, yaitu Network Terminal Protocol, yang menyediakan remote login dalam jaringan.
B.   FTP, File Transfer Protocol, digunakan untuk file transfer
C.   FTP singkatan dari  File Transfer Protocol. FTP merupakan mekanisme standar yang dimiliki Protokol TCP/IP untuk keperluan penyalinan (copying) file dari satu host ke host yang lain. FTP ini memanfaatkan layanan protokol TCP (lapisan 4) untuk melakukan operasinya.
D.   SMTP, Simple Mail Transfer Protocol, digunakan untuk mengirimkan electronic mail. SMTP adalah suatu protokol aplikasi yang merupakan sistem pengiriman message/pesan  atau e-mail.
E.   SNMP menyediakan sejumlah  operasi   fundamental   untuk   memonitor   dan  memelihara   internet   yang   sudah   besar organisasinya  dan heterogen sifatnya. Konsep SNMP adalah  manager dan  agent. Selain itu SNMP memiliki komponen yakni : SMI (Structure of Management Information), MIB (Management Informastion Base) dan SNMP sendiri
.
F.    DNS, Domain Name Service, untuk memetakan IP Address ke dalam nama tertentu. Untuk mengidentifikasi suatu entitas, protokol TCP/IP menggunakan alamat IP. Namun apabila dalam aplikasi setiap orang harus menghafal alamat IP untuk melakukan komunikasi bisa berakibat  timbulnya  kesulitan  untuk  mengingat. Apalagi  jika perkembangan  internet sudah demikian pesat. Untuk itiu protokol TCP/IP memiliki suatu metode untuk membuat suatu map yang menterjemhkan nama kepada alamat IP atau sebaliknya. Metode in i disebut juga sebagai Domain Name System (DNS).
G.   RIP, Routing Information Protocol, protokol routing
H.   OSPF, Open Shortest Path First, protokol routing
-          NFS,Network File System, untuk sharing file terhadap berbagai host dalam jaringan
j.        HTTP, Hyper Text Transfer Protokol, protokol untuk web browsing[2].


Daftar Pustaka :
http://makalahjaringandasar.blogspot.co.id
 http://ama14hoekyoto.blogspot.co.id/2015/02/makalah-tcp-ip.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar